Iklan
jump to navigation

Penggunaan Lampu HID Dengan Projie Ditilang .. ? Desember 29, 2015

Posted by Apipotoblog in lingkungan, modifikasi, serba-serbi, suara konsumen, tips dan trik.
Tags: , , , , , , , , , , , ,
trackback

image

Penggunaan Lampu yang tidak sesuai standar yang ditentukan memang membahayakan tuh sob… lampu HID atau sejenis nya tidak memakai pemokus cahaya atau proyektor 

Nah.. ada kejadian menarik nih , ternyata pemakai lampu dengan projie juga di tilang tuh .. padahal sudah pake projie yah ..? Berikut saya kutip dari blog nya mas ari pitstop   ,kejadian ini 
Bermula ketika bro Rey sedang ingin melakukan perjalanan ke daerah Puncak,Bogor. saat didaerah Cisarua,doi ditilang oleh pak polisi,karena telah menggunakan headlamp yang dimodifikasi menjadi HID Projector seperti pada gambar tersebut. Nampak,bro Rey adalah pemilik seekor Kebo Byson berwarna biru dengan headlamp HID Projector

image

Dan di kenakan pasal berikut..

Pasal 279

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Pasal 58

Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas.

Berikut saya tambahkan sedikit penjelasan pasal yang berhubungan dengan lampu kendaraan .

Pasal 285, Ayat (1) UULLAJ No. 22 Tahun 2009.
” Pengendara Sepeda Motor yang Tidak Memiliki Syarat Teknis seperti, Spion, Klakson, Lampu Utama, Lampu Rem, Lampu Penunjuk Arah, Alat Pemantul Cahaya, Alat Pengukur Kecepatan dan Knalpot, Di Pidana 1 Bulan Penjara atau Denda Rp. 250.000,-“

Pasal 285, Ayat (2) UULLAJ No. 22 Tahun 2009.
” Pengendara Mobil yang Tidak Memiliki Syarat Teknis seperti, Spion, Klakson, Lampu Utama, Lampu Rem, Lampu Penunjuk Arah, Alat Pemantul Cahaya, Alat Pengukur Kecepatan dan Knalpot, Di Pidana 2 Bulan Penjara atau Denda Rp. 500.000,-“

penjelasan lawas yang dijelaskan oleh @Lantas_Polresta via twiter berikut penjelesannya :

1. #HID (High Intensity Discharge) yang lebih dikenal dengan nama lampu Xenon mampu menghasilkan cahaya dengan tingkat intensitas yang tinggi.

2. Untuk tingkat keterangan warna dari lampu HID ditentukan oleh satuan derajat Kelvin (K).

3. Sedangkan untuk menyalakan lampu HID diperlukan Ballast yang merupakan alat untuk menyediakan dan mengendalikan voltase lampu termasuk juga untuk menstabilkan aliran listrik.

4. Lampu HID punya banyak tingkat keterangan yang ditentukan berdasarkan satuan derajat Kelvin (K) dan setiap nilai memiliki warna sinar lampu yang berbeda-beda.

5. Berikut adalah macam warna berdasarkan tingkat derajat Kelvin: 4300K Kuning, 5500K Putih Kekuningan, 6500K Putih, 8500K Putih-biru, 10000K Biru agak ungu, 12700K Ungu, 15000K Pink

6. Sinar lampu HID kebanyakan mengarah ke atas dan melebar. Ini jelas berbeda dengan standar yang telah diterapkan.

7. Lampu standar haruslah mengarah ke bawah. Cahaya lampu kiri sedikit melebar ke kiri dan mengarah lurus ke depan bawah,sementara lampu kanan melebar, tetapi agak sedikit mengarah ke dalam.

8. Kedua lampu mempunyai batas cahaya yang tidak mengarah ke atas (cut off) Hal ini bertujuan agar tidak membuat silau pengendara dari arah berlawanan.

9. Dan jika dirasa kurang, barulah menggunakan high-beam alias lampu jauh yang mengarah jauh ke depan dan arah pencahayannya ke atas.

10. Tapi menggunakan ini pun tidak boleh sembarangan. Biasanya lampu jauh ini digunakan untuk melihat kondisi jalan jauh ke depan, ketika penerangan minim atau tidak sama sekali.

11. Sayangnya di Indonesia kebanyakan yang digunakan adalah #HID berspektrum putih kebiruan atau bahkan putih keunguan dengna spektrum warna lebih dari 3200 Kelvin.

12. Karena sangat menyilaukan & tidak tembus hujan (tidak layak untuk digunakan harian) karena dapat membahayakan pengemudinya sendiri atau sesama pemakai jalan.

13. Padahal hampir seluruh negara Eropa, penggunaan #HID sudah dilarang karena mengganggu pengemudi lain dari arah berlawanan dari kendaraan yang menggunakan lampu Xenon (#HID)

14. Sekarang jika kita kaitkan dengan aturan dan hukum yang berlaku di Indonesia, penggunaan lampu #HID ini juga bertentangan dengan apa yang sudah diatur dalam UU No.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

15. Dalam pasal 48 ayat 1 dijelaskan bahwa setiap ranmor (kendaraan bemotor) yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

16. Dijelaskan lebih lanjut pada pasal 48 ayat 3 bahwa persyaratan laik jalan ditentukan oleh kinerja minimal kendaraan, yang dalam huruf “g” memuat tentang daya pancar dan arah sinar lampu utama.

17. Kemudian dijelaskan juga pada pasal 58 bahwa setiap ranmor yang dioperasikan di jalan DILARANG memasang perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas.

18. Jika dihubungkan dengan penggunaan lampu #HID yang menyilaukan pengguna kendaraan dari arah berlawan, bisa kita simpulkan bahwa penggunaan #HID dpt dikategorikan mengganggu keselamatan berlalu lintas dgn pancaran sinarnya yang menyilaukan.

19. Pasal 106 juga menyebutkan bahwa setiap orang yg mengemudikan ranmor di jalan wajib mematuhi ketentuan tentang persyaratan teknis & laik jalan.

20. Dalam Pasal 24 PP No. 55 Tahun 2012 disebutkan lampu utama dekat & lampu utama jauh selain sepeda

image

Sumber internet

Makin was-was nih
Sepertinya modifikasi yang menyalakan aturan keselamatan  sudah di tindak tegas tuh sama pak polisi .. lampu HID memang menyilaukan tapi nih sob.. bukanya kalo udah pake projie lampu akan teratur dan cut off pada ketinggian jarak tertentu ..kalo asal pasang projienya agak ke atas tetap meyilaukan sih .. apalagi jika terpapar   mata secara langsung silau tuh .. namun apakah pak polisinya ini sudah mengecek sebelumnya ..?  Padahal nih projie sudah dilengkapi dengan  Solenoid ini sebuah part yang berfungsi sebagai CUT-OFF cahaya.
Inilah yang bikin Projie safety buat pengendara lain karna pada posisi low beam, cahaya yang menyebar ke sisi atas akan di papas ( di potong ) oleh solenoid ini.. sehingga tidak menyilaukan dari lawan arah.

Masalah ini sama seperti kasus knalpot motor pak polisi tanpa pandang bulu .. tanpa mengecek toleransi desibel (dB) ambang batas kebinsingan dengan alat.. gimana sob ..pendapat nya .

Silahturahmi, Kritik dan Saran .

Baca juga

email : apip644@gmail.com
BBM : 51D721E5
Whatsapp : 081314290017

Iklan

Komentar»

1. Sing Indo - Desember 29, 2015
2. Alki Rahmatullah - Desember 29, 2015

Ngikutin ngoahahaha :v :v

Permisi brosist,izin sharing ya.. Nih dia sedikit tips modifikasi yang bisa dilakukan saat musim hujan. Apa aja sih? Selengkapnya disini brosist ;

http://indoride.com/2015/12/29/modifikasi-aman-disaat-musim-hujankayak-gini-nih/

Apipotoblog - Desember 29, 2015

Bagen

3. otoborn.com - Desember 29, 2015
Apipotoblog - Desember 29, 2015

Coba ajah

4. RPMspeed - Desember 30, 2015

kalau setingannya gak bener lampu apapun tetep silau,tapi penasaran sama cahaya lampu pink 15000 k :mrgreen:

————————-
Beberapa Regulasi Baru MotoGP16
http://rpmsuper.com/2015/12/29/regulasi-baru-motogp-2016/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: